cat-right

Jakarta Blues Festival 2010

Jakarta Blues Festival 2010 kembali diadakan ke-3 kalinya untuk memanjakan telinga para penggemar blues di Indonesia. Acara yang diadakan pada tanggal 15-16 Oktober 2010 ini menampilkan deretan artis luar negeri seperti Lance Lopez, Ana Popovic, Soulmate dan banyak lagi. Sedangkan artis dalam negeri diramaikan oleh Gugun Blues Shelter, The Sigit, ESQIF Syaharani, John Paul Ivan, Donny Suhendra dan masih banyak lagi.

Acara yang bertema Nothin But The Blues dilangsungkan di Istora Senayan dan resmi dibuka oleh Gubernur DKI Fauzi Bowo. Dengan harga tiket Rp.100.000,- / hari, Festival blues berskala internasional ini diharapkan bisa menarik sepuluh ribu pengunjung. Dengan format empat panggung yang berbeda tempat, festival ini menyajikan rangkaian musik yang enak untuk dinikmati, dari penampilan talenta telenta muda blues hingga artis kaliber internasional hadir memberikan penampilan terbaiknya.

Secara keseluruhan, panitia berhasil menyajikan festival musik blues yang bisa menyihir pengunjung yang sebagian besar merupakan penikmat musik blues dan juga menunjukkan eksistensi musik blues yang sudah jarang dinikmati anak muda di tanah air. Meskipun di hari pertama tampak sepi, namun di hari kedua jumlah pengunjung meningkat banyak. Semoga dengan bertambah ragamnya festival musik internasional di Indonesia, mampu memberikan alternatif jenis musik lain yang selama ini didominasi oleh musik Jazz atau Rock.

Diliput & difoto oleh Hafidh Nasrullah, seputar-eo.com

[ Dibaca 4524 kali oleh 2642 pengunjung ]


4 Responses to “Jakarta Blues Festival 2010”

  1. pitskie says:

    mantabh…… semakin banyak festival musik di Indonesia, jadi nggak lagu pop menye-menye melulu…

  2. obi mesakhke says:

    mr. pitskie, menye-menye apa seh?

  3. dewa segala says:

    kok nggak ada ST 12??

  4. pitskie says:

    @obi mesakhke
    menye-menye = cengeng mendayu dayu, sama yak ama lagu2nya om obi mesakhe….hihihhih

    @dewa segala
    coba lu bikin festival melayu…pasti ada deh st12

Leave a Reply